Pertanyaan tentang Waktu
Barangkali ada waktu dimana kita semua sedang bingung dan bosan dengan hidup.
Bukan bukan berarti menyerah akan hidup ya. Hanya saja... ya begitulah.
Ada begitu banyak orang di sekelilingmu. Beberapa dari mereka mungkin menyayangimu, atau hanya sekedar kenal, atau mungkin benar-benar asing denganmu. Begitupun sebaliknya. Kita semua berhak memilih, disayangi atau balik menyayangi, tidak peduli, atau mengorbankan apa saja demi seseorang yang kita cintai.
Dunia memang abstrak, tak berkonsep, terutama untuk orang-orang yang menjalani hidup mereka hanya untuk sekedar bernafas.
Apa yang sedang kamu cari? Kapan kamu bisa menemukannya?
Bisa jadi impian, jodoh, tujuan hidup, atau bahkan hanya sekedar senyuman tulus.
Apakah kamu harus terus mencari, atau hanya perlu menunggu?
Hidup memang penuh dengan pertanyaan dan tak semuanya perlu kau jawab bukan?
Atau mungkin, kamu harus menjawabnya. Namun, tidak sekarang.
Kamu selalu perlu waktu. Waktu untuk tenang dan menjawab semua yang berseliweran dipikiranmu.
Nah, sekarang, kamu perlu waktu berapa lama? Apa waktumu masih banyak, atau barangkali hanya tinggal beberapa jam?
Tak masalah. Sungguh bukan masalah. Bagaimana kamu akan menjawab pertanyaan-pertanyaan itu, bukanlah masalah. Semua sudah punya alur dan peran masing-masing dalam hidupmu. Dari orang yang paling kau cintai hingga kau benci, bukankah semuanya membuatmu belajar?
Mereka memang takkan tinggal selamanya. Pada akhirnya, kamu akan sadar bahwa kamu sendirian.
Tapi, kamu akan selalu punya waktu yang berharga, waktu yang dapat dikenang. Semua waktu yang kamu lewati bersama mereka akan jadi sangat bermakna.
Bahkan ketika kamu sadar, bahwa kamu selalu sendirian, kenangan itu dapat menghangatkan hati dan mencerahkan hari yang kamu lewati.
Daripada kamu membuang waktu, berkata bosan akan hidupmu, bagaimana jika kamu pikirkan berapa banyak waktu yang kamu punyai sekarang?
Bagaimana kamu akan menghidupkan waktumu setelah ini?
Bukan bukan berarti menyerah akan hidup ya. Hanya saja... ya begitulah.
Ada begitu banyak orang di sekelilingmu. Beberapa dari mereka mungkin menyayangimu, atau hanya sekedar kenal, atau mungkin benar-benar asing denganmu. Begitupun sebaliknya. Kita semua berhak memilih, disayangi atau balik menyayangi, tidak peduli, atau mengorbankan apa saja demi seseorang yang kita cintai.
Dunia memang abstrak, tak berkonsep, terutama untuk orang-orang yang menjalani hidup mereka hanya untuk sekedar bernafas.
Apa yang sedang kamu cari? Kapan kamu bisa menemukannya?
Bisa jadi impian, jodoh, tujuan hidup, atau bahkan hanya sekedar senyuman tulus.
Apakah kamu harus terus mencari, atau hanya perlu menunggu?
Hidup memang penuh dengan pertanyaan dan tak semuanya perlu kau jawab bukan?
Atau mungkin, kamu harus menjawabnya. Namun, tidak sekarang.
Kamu selalu perlu waktu. Waktu untuk tenang dan menjawab semua yang berseliweran dipikiranmu.
Nah, sekarang, kamu perlu waktu berapa lama? Apa waktumu masih banyak, atau barangkali hanya tinggal beberapa jam?
Tak masalah. Sungguh bukan masalah. Bagaimana kamu akan menjawab pertanyaan-pertanyaan itu, bukanlah masalah. Semua sudah punya alur dan peran masing-masing dalam hidupmu. Dari orang yang paling kau cintai hingga kau benci, bukankah semuanya membuatmu belajar?
Mereka memang takkan tinggal selamanya. Pada akhirnya, kamu akan sadar bahwa kamu sendirian.
Tapi, kamu akan selalu punya waktu yang berharga, waktu yang dapat dikenang. Semua waktu yang kamu lewati bersama mereka akan jadi sangat bermakna.
Bahkan ketika kamu sadar, bahwa kamu selalu sendirian, kenangan itu dapat menghangatkan hati dan mencerahkan hari yang kamu lewati.
Daripada kamu membuang waktu, berkata bosan akan hidupmu, bagaimana jika kamu pikirkan berapa banyak waktu yang kamu punyai sekarang?
Bagaimana kamu akan menghidupkan waktumu setelah ini?
Komentar
Posting Komentar