Kecewa.
Kecewa. Kata yang sangat sering orang ucapkan untuk mendeskripsikan rasa marah dan sedih. Kata ini amat ringkas, tapi bermakna. Karena seseorang bisa kehilangan kepercayaan hanya karena kata ini. Ya, hanya karena kecewa. Aneh, kenapa ya kata ini sering sekali menghampiri? Atau mungkin aku yang terlalu peka? Atau aku yang terlalu memikirkan hal-yang-tak-perlu-dipikirkan? Siang itu matahari masih cerah. Sejujurnya hati ini memang sudah jengkel karena sesuatu. Tapi, ternyata ada saja alasan untuk bertambah jengkel. Harusnya kan aku biasa-biasa saja. Toh bukan aku saja yang terkena dampaknya. Harusnya aku nggak boleh jengkel. Memangnya ada yang akan peduli kalau aku jengkel? Memangnya situasi akan berubah kalau aku jengkel? Jujur, jengkel saat itu benar-benar useless . Terus kenapa harus diperpanjang sih, nab? Suka bingung... I end up making people around me annoyed . Ya iyalah. Yang biasanya nyerocos panjang lebar tentang hal yang nggak penting, tiba-tiba diam. Cuma ngeres...